12th Annual of Communication Days 2017 “CODE”

Communication in Digital Era “CODE”

Memasuki era digital, media massa turut berkembang dengan dinamika masyarakat yang modern. Masyarakat semakin kompleks dengan kebutuhan informasi yang semakin meningkat. Berita melalui media online kini dianggap lebih cepat dibandingkan dengan media cetak atau penyiaran. Kebutuhan tersebut berkaitan dengan fungsi media sebagai penyalur informasi. Media pun kini mentransfer informasi menjadi lebih penting dari sebelumnya karena adanya sistem nilai yang berubah. Seiring dengan perubahan ini pula, penggunaan komputer, smartphone, ebook, dan perangkat teknologi lainnya menjadi sumber informasi yang penting dan membuat masyarakat dipaksa beradaptasi. Untuk memenuhinya, media cetak maupun penyiar di Indonesia kini mulai berkembang dengan adanya media online.

Era digital membawa berbagai dampak positif yang bisa kita gunakan sebaik-baiknya namun era digital juga memiliki banyak dampak negatif. Dampak poitif dari masuknya era digital antara lain, arus informasi semakin cepat, dan komunikasi jarak jauh semakin mudah. Di sisi lain, dampak negatif dari era digital juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial seseorang. Dampak tersebut antara lain, orang lebih terfokus terhadap hal-hal yang berbau kesenangan semata tanpa adanya nilai positif yang dapat di ambil, banyak arus informasi yang kontennya berbau negatif, dan membuat orang akan memiliki kebiasaan bermalas-malasan. Sehingga ini menjadi tantangan di era digital. Berbagai tantangan era digital yang memasuki berbagai bidang seperti politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan, dan teknologi informasi.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat ini harus diimbangi dengan pengembangan mutu pendidikan yang baik juga agar keterampilan sumber daya manusia-nya dapat meningkat dengan begitu keseimbangan antara teknologi dan penggunaannya sama. Dalam menggunakan digital harus dilandasi dengan rasa ingin tau dan jangan cepat percaya, kita harus bersikap kritis dalam menghadapi dan menerima. Karena seharusnya sebagai seorang pencipta, kita-lah yang memanfaatkan teknologi digital sesuai dengan kebutuhan kita, bukannya malah menjadi tergantung dan tidak bisa hidup tanpa adanya teknologi digital.

Leave a Reply

Organized By

BEMFIKOM | HIMAKOM

Support By

Universitas Budi Luhur | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan & Kebudayaan | Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Media Partner By

Acara Mahasiswa | UMN Radio | Fiesta FM

Contact Us

M. Fahmi Azis : 083899606827 Andi Nurhakim : 087808818741